Penyelesaian Transaksi T+2 Sukses, BEI Gelar Syukuran Potong Tumpeng

tumpeng-transaksi-t+2-bei

EmitenNews – PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) gelar syukuran dalam rangka suksesnya proses penyelesaian untuk Transaksi Bursa tanggal 23 November 2018 yang merupakan hari terakhir perdagangan dengan Siklus Penyelesaian T+3 dan Transaksi Bursa tanggal 26 November 2018 yang merupakan hari pertama Perdagangan dengan Siklus Penyelesaian T+2.

Sejak pagi tadi seluruh direksi dan karyawan SRO berkumpul di main hall BEI. Kegiatan ini juga diisi dengan acara potong tumpeng.

“Peralihan menjadi T+2 dinyatakan sukses. Indonesia juga menerapkan sistem ini yang ketiga di Asia Tenggara setelah Vietnam dan Thailand,” kata Direktur BEI Inarno Djajadi di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Adapun Total Volume Efek yang ditransaksikan pada tanggal 23 dan 26 November 2018 mencapai 18,5 Miliar lembar dengan senilai Rp13,3 Triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 754 ribu transaksi. Nilai penyelesaian secara netting atas penggabungan transaksi tersebut mencapai 4,99 Miliar lembar Efek atau senilai Rp4,85 Triliun. Seluruh transaksi tersebut dapat diselesaikan oleh Anggota Bursa dan Bank Kustodian pada tanggal 28 November 2018 secara tepat waktu tanpa adanya kebutuhan penalangan dari KPEI untuk penanganan kegagalan penyelesaian.
Berdasarkan hasil evaluasi atas penerapan Siklus Penyelesaian T+2 yang dimulai dari proses Transaksi Bursa pada tanggal 23 November 2018 dan 26 November 2018 sampai dengan penyelesaian transaksi gabungan (double settlement) yang jatuh pada hari Rabu, 28 November 2018, dapat disimpulkan bahwa penerapan Percepatan Siklus Penyelesaian Transaksi Bursa dari T+3 menjadi T+2 di Pasar Modal Indonesia dinyatakan sukses. Hal ini menjadi tonggak sejarah untuk Pasar Modal Indonesia, dengan Indonesia sebagai negara ke-tiga di Asia Tenggara yang telah menerapkan Siklus Penyelesaian T+2 setelah Vietnam dan Thailand.

Comments are closed here.