Panel dengan Bootstrap
Direktur Utama Sky Energy tbk Jackson Tandiono bersama direksi dan Komisaris nya melakukan penekana bel perdangan saham BEI, pada hari pertama listing saham JSKY di BEI Rabu (28/3)

BEI Cabut Suspensi Saham Sky Energy (JSKY)


  EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka perdagangan saham PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) setelah di berhentikan karena penurunan harga kumulatif yang signifikan pada akhir pekan lalu. Mengutip keterbukaan informasi pada Senin (25/11), saham JSKY sudah mulai dapat diperdagangkan mulai perdagangan sesi I pagi ini di pasar reguler maupun tunai. Harga saham JSKY turun dalam seminggu perdagangan berturut-turut hingga Kamis (21/11) lalu. Dalam tujuh hari perdagangan, harga saham produsen modul surya ini amblas 75,82 persen.
  Pada perdagangan terakhir Kamis pekan lalu, harga saham JSKY turun 18,38 persen ke Rp 191 per saham. Ini adalah harga terendah saham JSKY sejak mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada 28 Maret 2018 lalu. Bahkan, harga saham Sky Energy ini lebih rendah daripada harga initial public offering (IPO) yang sebesar Rp 200 per saham. Padahal, kinerja emiten yang bergerak di bidang industri mesin pembangkit listrik ini meningkat hingga September lalu. Pada sembilan bulan pertama tahun ini, penjualan bersih Sky Energy naik 7,36 persen ke Rp 357,73 miliar dari sebelumnya Rp 333,22 miliar. Laba bersih JSKY pun melejit 24,89% menjadi Rp 26,09 miliar. (Romys)


Disclaimer:
Berita ini merupakan kerja sama Asosiasi Emiten Indonesia dengan Emitennews.com.
Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Emitennews.com.