Panel dengan Bootstrap
Hingga akhir Juni 2019, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memperoleh nilai kontrak baru Rp3,10 triliun. (Dok. IVOOX.id).

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) Raih Kontrak Baru Rp3,25 Triliun per Semester I Tahun 2019

Direktur Utama PT WSBP Jarot Subana: WSBP memperoleh pendapatan usaha Rp3,82 triliun dari target pendapatan usaha Rp9,4 triliun

  EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membukukan nilai kontrak baru Rp3,25 triliun pada Semester I tahun2019, shingga nilai kontrak dikelola sebesar Rp12,59 triliun. Terjadi kenaikan 9,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp2,97 triliun. Dalam rilis yang diterima Senin (5/8/2019), Jarot Subana, Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk menyatakan, perolehan ini dari beberapa proyek besar. Antara lain Proyek Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) Seksi 2 dan 3, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3, Addendum Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi- Sukabumi Seksi II, Proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kp. Melayu Seksi 2A, dan lainnya. Beberapa proyek utama yang tengah disuplai oleh WSBP, yaitu Proyek Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), Proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kp. Melayu Seksi I, Proyek Jalan Tol Cibitung- Cilincing, Proyek Jalan Tol Depok-Antasari, Proyek Jalan Tol Kayu Agung Betung, Proyek Pantai Indah Kapuk II, dan Proyek Jembatan Pattimban. Selain itu, pada semester I/2019 ini WSBP memperoleh pendapatan usaha Rp3,82 triliun dari target pendapatan usaha Rp9,4 triliun. Perseroan juga telah membukukan laba bersih Rp376,74 miliar dari target laba bersih Rp1,3 triliun. Hal ini sejalan dengan komitmen WSBP untuk terus bertumbuh pesat dan memberikan return optimal kepada seluruh pemegang saham. Jarot Subana menyatakan, perusahaan akan memperluas pasar eksternal yang diharapkan meningkat dengan target 40 persen tahun ini. Juga menjaga sinergi dengan Grup Waskita untuk proyek-proyek bersifat pengembangan bisnis serta pengembangan produk lainnya, serta menginisiasi kerja sama dengan perusahaan global yang tengah beroperasi di Indonesia. Menurut Jarot, WSBP juga konsisten terus berinovasi untuk pengembangan produk baru, antara lain tiang listrik beton, dan bantalan kereta api tipe 1067 yang telah mendapat sertifikasi. Perusahaan kata dia, masih memiliki potensi besar untuk bertumbuh di Indonesia dan peluang pasar di Indonesia masih besar. "Kami fokus untuk menangkap peluang tersebut." ***


Disclaimer:
Berita ini merupakan kerja sama Asosiasi Emiten Indonesia dengan Emitennews.com.
Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Emitennews.com.