Panel dengan Bootstrap

PT. Metrodata Electronics (MTDL) Raih Kenaikan Laba 32,3 persen di Semester I-2019, Ini Penyebabnya



  EmitenNews.com - PT. Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I tahun 2019 dengan meraih laba bersih sebesar Rp 152,52 miliar di semester pertama tahun ini, atau mengalami pertumbuhan sebesar 32,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 115,28 miliar. Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk Susanto Djaja mengatakan, strategi diversifikasi segmen bisnis dan produk yang diterapkan Metrodata sejak beberapa tahun lalu menjadi salah satu penunjang terbesar positifnya kinerja di semester I tahun 2019. "Metrodata ini diversified bukan hanya produknya tetapi juga segmen bisnisnya, jadi saat terjadi perubahan segmen bisnis atau preference produk, Metrodata tetap bertumbuh karena risikonya juga ter-spread, itulah yang membedakan kami dari pesaing lain," ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (23/7). Total penjualan Metrodata pada semester I-2019, tercatat meningkat, mencapai Rp 6,16 triliun, atau naik 13,7 persen dari Rp 5,42 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

  "Kontribusi terbesar terhadap penjualan masih berasal dari unit bisnis Distribusi, namun pertumbuhan penjualan paling tinggi berasal dari unit bisnis Solusi" ungkap Susanto. Menurutnya, meningkatnya kesadaran akan perlunya transformasi digital ke arah revolusi industri 4.0 juga menjadi pondasi bagi Metrodata untuk bertumbuh di semester I tahun 2019. "Korporasi sudah semakin aware untuk melakukan transformasi digital, tren ini menyebabkan demand meningkat, sehingga tahun ini unit bisnis Solusi Metrodata bertumbuh besar," imbuhnya. Dari sisi unit bisnis Distribusi di bawah pengelolaan anak usaha PT Synnex Metrodata Indonesia ("SMI"), Metrodata memiliki dua segmen utama, yaitu Consumer (penjualan kepada dealer) dan Commercial (penjualan ke segmen korporasi melalui Perusahaan Solusi TIK). Direktur Metrodata Randy Kartadinata menambahkan pertumbuhan penjualan ke segmen Consumer sedikit melambat di bulan April 2019 karena banyak dealer mengurangi stock sambil menunggu pengumuman pilpres. Namun hal ini dikompensasi dengan kenaikan penjualan ke segmen Commercial yang lebih baik karena kesadaran akan transformasi digital sebagai hasil dari strategi diversifikasi segmen. "Kemudian, di bulan Juni 2019 permintaan dari dealer kembali tumbuh karena mereka mulai menambah stock setelah kondisi politik yang lebih pasti, yang menyebabkan penjualan ke segmen Consumer mulai meningkat," tuturnya.

  Sementara itu, unit bisnis Solusi Metrodata di bawah entitas anak PT Mitra Integrasi Informatika (MII) mencatatkan peningkatan pendapatan yang signifikan di paruh pertama 2019 menjadi Rp 1,46 triliun di semester I-2019, atau naik 34,9 persen dari Rp 1,08 triliun di semester I-2018 sebagai hasil dari strategi diversifikasi segmen pelanggan yang mulai mengarah ke segmen perusahaan skala kecil dan menengah yang membutuhkan solusi digital. Meskipun demikian, kontribusi pelanggan segmen korporasi dari berbagai sektor seperti Financial Services, E-commerce, Mining dan Manufaktur menjadi bagian terbesar pertumbuhan pendapatan unit bisnis Solusi. Randy menambahkan, sebagai digital solution provider, unit bisnis Solusi terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitasnya. Beberapa di antaranya adalah dengan menyediakan solusi spesifik yang memudahkan terhubungnya core system suatu bank dengan para merchant, solusi industri pendidikan, yang membantu para universitas dalam mengintegrasikan seluruh proses administrasi pembelajaran serta solusi- solusi lain seperti Robotic Process Automation (RPA). "Teknologi RPA membantu mempercepat proses bisnis yang berulang dan masih manual. Dengan menggunakan teknologi ini maka banyak pekerjaan manual dan berulang dapat diotomasi dan dijalankan oleh virtual robot, sehingga karyawan dapat berkonsentrasi melakukan pekerjaan yang lebih strategis," ucapnya.(Romys)